Sebenarnya aku adalah orang yang paling jarang lupa. Dibanding dengan adikku, dia hampir selalu repot mencari sesuatu karena tidak ingat dimana terakhir kali dia meletakkan barang-barangnya. Mungkin karena pribadiku lebih santai dan tenang maka aku jarang lupa. Aku selalu ingat dimana aku menaruh barang-barangku, apa yang harus aku lakukan, ingat arah jalan, dan bahkan mengenali wajah-wajah yang pernah kulihat.
Tapi akhir-akhir ini aku sering sekali lupa. Aku sering tidak ingat apa yang orang katakan atau pesankan padaku. Lupa membawa ini atau itu. Bahkan aku lupa apa yang akan aku lakukan selanjutnya begitu selesai menyelesaikan satu pekerjaan.
Akhirnya aku coba mencari tahu penyebab dari “kelupaan” ini. Setelah surfing di internet maka aku mengetahui beberapa informasi mengenai otak yang mengatur atau menjalankan fungsi sebagai penyimpan memory.
Susunan otak kita terdiri dari dua unsur sel. Yang pertama adalah sel neuron (sel saraf), berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi. Sel saraf ini juga mengantar informasi-informasi dari dan ke tubuh kita. Sel saraf inilah yang mengendalikan ingatan, perhatian, persepsi, pertimbangan, bahasa, dan kesadaran kita. Jumlahnya mencapai ratusan juta sel.
Sementara unsur sel yang kedua adalah glia atau sel schwann, sel ini bertugas membuat selubung lemak untuk melindungi saraf. Sel glia juga bertugas memberi asupan nutrisi ke saraf.
Ada 2 jenis memori pada otak, yaitu memori Jangka pendek atau disebut juga memori kerja, berisi informasi tentang hal-hal yang dilalui dan dipikirkan saat ini. Sedangkan memori jangka panjang berisi informasi-informasi masa lalu. Memori ini dapat mengingat kejadian bertahun-tahun yang lalu tapi tidak bisa memberikan rincian secara detail.
Otak jika tidak diisi dan digunakan lama-kelamaan akan menjadi rusak. Maka disarankan untuk melakukan kegiatan melatih otak. Disarankan melatih otak mulai dilakukan sejak usia pertengahan dua puluhan.
Membaca merupakan salah satu cara melatih otak. Membaca bisa menurunkan resiko kehilangan memori hingga 30-50 persen. Buku ilmu pengetahuan atau novel bisa membantu meningkatkan kemampuan otak.
Faktor pikiran yang menumpuk mempengaruhi daya ingat. Kalau kita mempunyai banyak persoalan, kesibukan, tugas, atau hal-hal yang banyak menguras konsentrasi maka akan bedampak pada masalah kelupaan. Depresi menyebabkan hilangnya minat dalam segala hal sehingga tidak mampu mengingat sesuatu karena terganggu oleh pikiran, perasaan, dan kecemasan yg berlebih.
Untuk meningkatkan daya ingat disarankan untuk mengkonsumsi vitamin memori. Seperti Ikan dan kacang-kacangan. Salah satu tumbuhan yang dipercaya dapat meningkatkan daya ingat adalah Ginkgo Biloba. Khasiat tanaman ini dapat meningkatkan sirkulasi darah ke otak. Ginkgo Biloba merupakan spesies tunggal dari salah satu divisio anggota tumbuhan berbiji terbuka yang pernah tersebar luas di dunia. Tumbuhan ini sering digunakan sebagai pohon penghias taman atau pekarangan.
![]() |
| Ginkgo Biloba |
Selain itu ada beberapa makanan yang juga dipercaya dapat menyebabkan orang cepat lupa. Seperti banyak makan makanan yang asam, termasuk buah-buahan yang berasa asam. Makanan yang mengandung rempah-rempah dan ketumbar kering. Makanan atau minuman yang sudah dirubung semut karena semut dipercayai mengandung sejenis kimia yang bisa melemahkan ingatan. Makan yang disentuh oleh tikus. Terlalu banyak makan makanan yang mengandungi bahan kimia termasuk bahan perasa dan bahan pengawet dan junk food.

