http://irbob-sevenfold.blogspot.com/ | http://www.fashionhairstylestrends.blogspot.com/ | http://www.irbobcueg.blogspot.com/

Kurangi Pemakaian Kantong Plastik, Please!


“Don’t fold it!” Tiba-tiba gue mendengar seseorang berteriak di belakang gue waktu gue lagi merapihkan dan melipat kantong plastik kresek.
“Why??” Gue nggak ngerti.
“You make me scared, dear...”
Lalu dia berdiri di samping gue dan merebut kantong plastik itu kemudian meremas-remasnya dan memasukkannya ke dalam laci kitchen set.
Makin nggak ngerti gue!
“I don’t understand! Would you explain why?”
“Because my brother’s mother in law always folding the plastic bags. And she’s a crazy woman! She has psychological problem! You know her kitchen cabinet full of plastic bags!

Astaga!!! Jadi bule ini pikir orang yang suka melipat kantong plastik kresek itu punya gangguan jiwa? Sejak itu gue nggak pernah lagi melipat kantong plastik di depan dia. Abis dia selalu histeris ngeliatnya... Tiap kali gue pegang kantong plastik bekas belanjaan dia selalu bilang: “What? You wanna fold it?? “ dan ditambah wanti-wanti: “Don’t fold it!”

Karena penasaran dan rasa ingin tahu gue yang besar, akhirnya gue browsing mengenai gangguan jiwa dan kantong plastik di internet. Tapi sampai mata gue pedih membaca berbagai website psikologi nggak ketemu tuh kaitan antara melipat kantong plastik dengan gangguan kejiwaan! Oalaaaah... Itu cuma ketakutan si mas bule karena trauma sama ibu mertua kakaknya yang selalu bikin masalah di keluarga. (Eh, tapi sampai sekarang gue masih usaha juga cari kaitan gangguan jiwa sama ngelipat kantong plastik, hehehee...)

Sebenarnya kebiasaan gue melipat kantong plastik dan menyimpannya terbawa dari kebiasaan di rumah. Ibu gue biasa melipat kantong-kantong plastik bekas belanjaan dari warung atau supermarket. Setelah terlipat rapih lalu disimpan di dalam kardus atau kotak. Jadi sewaktu-waktu butuh kantong plastik tinggal cari di kotak itu dan pastinya kantong plastik itu masih bagus dan bersih. Kadang tetangga-tetangga gue suka minta kantong plastik ke rumah kalo lagi perlu. Makanya, jangan suka buang-buang kantong plastik! 

Sejak gue kecil gue udah tahu bahwa plastik adalah materi yang sulit untuk terurai. Gue pernah baca di salah satu majalah anak-anak yang biasa dibeliin bapak gue setiap hari kamis waktu gue kecil. Isi artikel yang pendek dan sederhana itu (karena memang artikel buat anak-anak) benar-benar menancap dipikiran gue yang masih kecil. Sejak itu gue jadi mulai mengurangi penggunaan kantong plastik di hidup gue.

Plastik adalah materi yang membutuhkan waktu sekitar seribu tahun untuk dapat terurai sempurna oleh tanah. Seribu tahun! Bayangin! Beda dengan kertas yang mudah terurai, kena air hujan aja nggak lama bisa hancur. Kalaupun sampah plastik dibakar, asapnya berbahaya bagi kesehatan, bisa memicu penyakit kanker dan hati. Juga mengganggu system syaraf kita. Jadi banyangin dong berapa banyak sampah plastik di bumi ini? Karena belum sempat terurai udah nambah lagi sampah-sampah plastik akibat manusia-manusia yang nggak sadar lingkungan dan terlalu banyak memakai kantong plastik!

Gue masih banyak ngeliat orang-orang dan teman-teman gue sendiri yang sangat boros memakai kantong plastik. Abis beli sesuatu lalu kantong plastiknya langsung dibuang. Gue juga memperhatikan kasir-kasir di supermarket yang boros dengan pemakaian kantong plastik. Barang belum penuh dalam satu kantong, udah ganti kantong plastik lain. Itu kan bikin sampah plastik bertambah banyak. Apalagi orang Indonesia sangat tidak menghargai lingkungan. Sampah-sampah dibiarin gitu aja di jalan atau dibuang ke kali. Giliran banjir saling menyalahkan sana-sini.

Memang berjuang untuk kebaikan itu susah... Apalagi kalau harus berjuang sendiri nggak ada dukungan. Rasanya apa yang kita lakukan seperti sia-sia. Biasanya untuk mengurangi pemakaian kantong plastik gue suka bawa kantong sendiri. Gue punya beberapa tas dari kanvas seukuran kantong plastik kecil. Biasanya kalo gue ke warung gue suka bawa kantong itu, jadi tukang warungnya lebih irit kantong plastik dan gue ikut meringankan sedikit beban bumi yang udah muak sama sampah plastik. Kalo gue sampai lupa bawa kantong sendiri ya kantong plastik itu nantinya gue lipat rapih dan gue simpan, nggak dibuang gitu aja.

Nggak ada pengaruh besar sih wong gue lihat orang-orang nggak ada yang melakukan hal yang sama seperti yang gue lakukan! Tapi gue adalah Desi ya! Gue akan melakukan apa yang gue anggap benar dan sesuai dengan hati nurani gue. Meski orang-orang nggak peduli. Meski orang-orang gak ada yang mau repot-repot bawa kantong sendiri kalo belanja. Gue berharap manusia-manusia di bumi ini bisa lebih sadar menjaga bumi kita yang sudah tua ini. Bumi adalah tempat tinggal kita. Jagalah seperti menjaga rumahmu. Kalo nggak bisa melakukan hal-hal besar, hal-hal kecil juga sangat berarti kalau kita melakukannya dengan ikhlas dan niat baik.

Gue berharap teman-teman yang baca tulisan gue ini bisa mulai mengurangi pemakaian kantong plastik. Kalau semua orang melakukan hal kecil seperti yang gue lakukan – membawa kantong sendiri kalo belanja, maka sampah plastik pasti akan berkurang banyak. Jadi kantong plastik bekas jangan langsung dibuang ya, disimpan dengan baik nanti bisa dipergunakan lagi. Mari kita tanamkan di otak kita dan ajarkan pada anak-anak kita untuk menjaga bumi kita ini lebih hijau, indah, dan pastinya sehat!

Supaya menyimpan kantong plastik nggak makan banyak tempat dan rapih, silahkan lihat video dibawah ini yang gue share dari youtube.




Tulisan ini diikutsertakan dalam:

Free Register Here Cpx24.com CPM Program